Arsip Tag: Isa AlMasih

Anak yang Hilang

Isa Al Masih sering mengajar melalui cerita.  Berikut ini sebuah cerita yang terkenal tentang seorang anak yang hilang.  

Ada seorang bapak yang mempunyai dua anak laki-laki.

Beginilah sifat kedua anak dalam cerita ini: Yang pertama adalah anak yang taat dan rajin dalam pekerjaan. Ia bekerja untuk bapaknya. Ia tidak pernah malas dan tidak juga mengomel. Ia anak yang baik.

Lanjutkan membaca Anak yang Hilang

Isa Al Masih Bercerita

Melalui situs ini, Anda sudah peroleh mempelajari beberapa cerita tentang Isa Al Masih. Dia lahir secara ajaib, Dia diutus untuk menghancurkan kerajaan Iblis dan untuk membangun Kerajaan Allah, Dia melakukan banyak mukjizat serta menolong banyak orang. Dia juga mengajar tentang kehendak Allah dan tentang Kerajaan Allah.

Isa sering mengajar kebenaran melalui cerita-cerita yang disebut perumpamaan. Berikut ini sebuah perumpamaan yang mengajar kita tentang bagaimana kita harus mengampuni orang lain.

Seorang raja hendak membereskan masalah keuangan dalam ekonomi kerajaannya.

Lanjutkan membaca Isa Al Masih Bercerita

Anak Yairus dan Wanita yang Menyentuh Isa Al Masih

Pada suatu hari, ketika Isa Al Masih sedang berjalan, seorang kepala tempat ibadah datang kepada-Nya.  Namanya Yairus.  Yairus sudah menikah dan hanya punya satu anak perempuan.  Anak tunggalnya itu sudah berumur 12 tahun. Anak itu sangat disayang oleh bapak dan ibunya.   Yairus bersujud di depan Isa dan memohon, “Nabi, anakku yang satu-satunya sedang sakit parah.  Ia hampir mati. Saya mohon Nabi datang ke rumah saya untuk menyembuhkannya.”

Nabi Isa mengasihi setiap anak. Dia selalu mau menolong anak-anak.  Jadi Dia tidak ragu-ragu.  Dia langsung berangkat mengikuti Yairus ke rumahnya.  Sementara Isa berjalan ke rumah Yairus, orang-orang berdesak-desakan dengan Dia dari segala jurusan.  Ada banyak orang yang mau mendengar apa yang dikatakan-Nya.  Ada lagi yang mau ikut untuk melihat apakah Isa Al Masih sanggup menyembuhkan anak perempuan laki-laki tadi. 

Lanjutkan membaca Anak Yairus dan Wanita yang Menyentuh Isa Al Masih

Isa Menyembuhkan Orang yang Kerasukan Setan

Setelah Isa Al Masih meredakan angin ribut dan badai di Danau, pengikut- pengikut-Nya dapat mengemudikan perahu itu sampai ke seberang danau, di daerah Gerasa.

Begitu mereka turun dari perahu, datanglah seorang laki-laki, ia keluar dari kuburan. Orang itu sebetulnya orang kota. Sudah lama ia tidak berpakaian dan tidak mau tinggal di rumah.

Orang itu kerasukan roh jahat dan suka tinggal di kuburan- kuburan. Ia sudah tidak dapat diikat lagi; dengan rantai pun tidak.

Sudah sering kaki dan tangannya dibelenggu, tetapi rantai-rantai itu selalu diputuskannya; besi pada kakinya pun dipatahkannya. Ia begitu kuat sehingga tidak seorang pun dapat menahannya. Siang malam ia berkeliaran di kuburan, di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan melukai badannya dengan batu.

Lanjutkan membaca Isa Menyembuhkan Orang yang Kerasukan Setan

Isa Almasih Menghentikan Angin Ribut


Pada suatu hari ketika sudah sore, Isa Al Masih dengan pengikut-pengikut-Nya naik perahu. “Mari kita pergi ke seberang danau,” kata Isa kepada mereka.

Lalu mereka berangkat. Ingatkah bahwa paling sedikit empat pengikut Nabi Isa adalah nelayan?
Mereka pandai mengemudikan perahu; mereka juga senang berlayar di Danau.

Oleh karena Isa Al Masih capai sekali, Dia tertidur. Dia sudah mengajar dan menolong banyak orang pada siang harinya.

Lanjutkan membaca Isa Almasih Menghentikan Angin Ribut

Siapakah itu Isa ?

Siapakah itu Isa?
Nabi yg mana melakukan sebanyak mukjizat sebagai Isa dengan kuasaNya sendiri?

Dia tidak pernah minta kuasa atau menunggu perintah dari Allah untuk melakukan mukjizat.
Dia hanya berFirman dan langsung terjadi (seperti Kitab Suci Taurat, Kejadian 1)

Dia lahir dari Seorang perawan.
Dia berpuasa 40 hari, 40 malam.
Dia menyembuhkan segala macam sakit penyakit: buta, bisu, lumpuh, berdarah, sakit kusta , dll.

Dia membangkitkan orang yg sudah mati beberapa kali.

Lanjutkan membaca Siapakah itu Isa ?

Isa Almasih Mengajar tentang Dinullah (Kerajaan Allah)

Isa Almasih pergi ke mana-mana untuk mengajar tentang Kerajaan Allah. Sejak Nabi Adam berdosa, semua orang menjadi berdosa dan lahir di dalam kerajaan Iblis.

Isa Almasih datang ke dunia untuk menghancurkan kerajaan Iblis dan membangun Kerajaan Allah.

Dia siap melepaskan setiap orang dari kerajaan Iblis dan memindahkannya ke dalam Kerajaan Allah — menjadi umat Allah. Tetapi Allah tidak memaksa seseorang untuk pindah ke dalam Kerajaan-Nya.

Dia hanya menyerukan agar setiap orang percaya kepada-Nya dan mengikuti jalan yang lurus yang ditunjukkan oleh Isa Almasih.
Isa Almasih banyak mengajar tentang Kerajaan Allah.

Di sini tidak mungkin untuk menceritakan semuanya, tetapi pada bagian ini akan dijelaskan hal-hal yang paling penting tentang Kerajaan Allah.

Isa menyempurnakan hukum Taurat. Dalam hukum Taurat, ada perintah: “Jangan membunuh”. Isa Almasih mengajar bahwa barangsiapa marah kepada orang lain, ia berdosa seperti orang yang membunuh.

Dalam hukum Taurat juga ada ajaran seperti ini: “Setiap orang yang menceraikan istrinya harus memberikan surat cerai kepadanya.” Tetapi Isa Almasih berkata, “Jangan menceraikan seorang istri kalau ia tidak menyeleweng.”

Juga ada ajaran seperti ini: “Cintailah kawan-kawanmu dan bencilah musuh-musuhmu.” Tetapi Isa mengajarkan: “Cintailah musuh-musuhmu, dan doakanlah orang-orang yang menganiaya kalian.”

Isa Almasih juga mengajar bagaimana orang yang sudah pindah ke dalam Din atau Kerajaan Allah harus sholat, memberi sedekah, berdoa, dan berpuasa. Dia berkata, “Jangan kalian melakukan kewajiban agama di depan umum supaya dilihat orang.”

Jadi jangan memberi sedekah supaya orang lain melihat. Juga jangan sholat atau berdoa hanya supaya orang lain melihat dan memuji kita, tetapi berdoalah di kamar sendiri supaya Allah sajalah yang melihat dan mendengar kita.

Kalau berpuasa, janganlah bermuka muram, tetapi cucilah muka kita dan sisirlah rambut kita supaya tidak ada yang tahu bahwa kita sedang berpuasa, kecuali Allah yang mahatahu.

Kata Isa Almasih, “Jangan khawatir tentang apa yang akan kalian makan atau apa yang akan kalian pakai, tetapi percayalah kepada Allah. Usahakanlah dahulu supaya Allah benar-benar menjadi penguasa tunggal atas hidupmu dan lakukanlah kehendak-Nya, maka semua yang lain juga akan diberikan Allah kepadamu.”

Ada dua pilihan atau dua pintu. Saudara hanya boleh memilih satu saja. Jangan memilih pintu yang besar dan lebar, yaitu memilih yang gampang dan yang duniawi. Mengapa?

Karena pintu ini menuju ke neraka. Tetapi pilihlah pintu yang sempit dan yang sukar, yang membawa orang kepada hidup yang kekal.

Ini adalah pintu dan jalan yang lurus, yang ditunjukkan oleh Isa Almasih. Orang yang memilih pintu yang sempit hanya sedikit. Mereka harus mematikan nafsu duniawi dan memikirkan orang lain. Mereka selalu ingin melakukan kehendak Allah yang ditunjukkan oleh firman-Nya.

Isa Almasih memberi kesimpulan tentang ajaran-Nya dalam satu perintah yang mempunyai dua imbauan. “Kasihilah Tuhan Allah dengan segenap hati, jiwa, akal, dan kekuatanmu, dan kasihilah sesamamu seperti kamu mengasihi diri sendiri.”

Isa Almasih juga mengajarkan bahwa orang yang mendengarkan perkataan-Nya dan yang menurutinya sama seperti orang bijak yang membangun rumahnya di atas batu.

Tetapi orang yang mengetahui ajaran-Nya dan tidak menurutinya sama seperti orang bodoh yang membangun rumahnya di atas pasir. Yang mana yang akan Saudara pilih?

Pintu yang lebar atau pintu yang sempit? Jalan yang mudah atau jalan yang sukar? Bijak atau bodoh?

Isa Al Masih Menyembuhkan Banyak Orang

Di mana pun Isa Al Masih pergi, Dia menolong banyak orang. Dia mengajar mereka dan Dia menyembuhkan orang-orang sakit. Dia juga mengusir roh-roh jahat.

Pada satu hari, ada seseorang yang berpenyakit kulit yang mengerikan datang kepada Isa. Pada waktu itu, ada satu jenis penyakit kulit yang mengerikan, yaitu penyakit kusta, satu penyakit yang paling memalukan.

Kalau seseorang sakit kusta, ia tidak boleh tinggal di rumahnya. Ia pun tidak boleh tinggal di dalam kota. Ia harus tinggal di luar kota dan kalau ia melihat orang lain mendekatinya, ia harus berteriak, “Kotor! Najis!”, untuk memperingatkan orang itu bahwa ia berpenyakit kusta.

Ia juga tidak boleh berdoa kepada Allah di tempat suci. Jadi orang ini pasti merasa terhina dan malu sekali.
Tetapi orang yang sakit kusta tadi memberanikan diri. Ia datang kepada Isa Al Masih dan berlutut serta berkata, “Junjunganku, kalau Bapak relah, tolonglah sembuhkan saya.”


Isa Al Masih merasa kasihan kepada orang itu. Dia tidak mundur karena takut tertular penyakit kusta orang itu. Dia tidak menegur orang itu karena orang itu tidak berteriak, “Kotor! Najis!” Dia melakukan sesuatu yang aneh sekali. Dia mengulurkan tangan-Nya dan menyentuh orang itu.

Pasti orang itu sudah lama sekali tidak disentuh oleh orang lain. Pasti ia merasa dikasihi oleh Isa Al Masih. Dan Isa Al Masih berkata kepada orang itu, “Aku mau menyembuhkan kamu, sembuhlah!” Saat itu juga penyakitnya hilang dan ia sembuh. Lalu Isa menyuruh dia pergi kepada imam supaya imam dapat memastikan bahwa ia sudah sembuh.


Beberapa hari kemudian Isa kembali ke Kapernaum, suatu kota yang menjadi tempat tinggal-Nya sekarang. Tersebarlah kabar bahwa Ia sedang di rumah. Lalu banyak orang datang. Mereka berkerumun di sana sampai tidak ada lagi tempat. Di pintu pun penuh sesak dengan orang. Lalu Isa mengajar mereka tentang kerajaan Allah.


Sementara Ia berbicara, masuklah empat orang mengusung seorang yang lumpuh. Mereka hendak membawa orang lumpuh itu ke dekat Isa supaya disembuhkan. Tetapi karena orang-orang terlalu banyak, mereka tidak dapat sampai ke dekat-Nya. Jadi, mereka naik ke atap dan membongkar atap — tepat di atas Isa. Setelah lobang itu cukup besar, mereka menurunkan orang lumpuh itu bersama tikarnya. Waktu Isa melihat orang itu diturunkan dari atap, Dia sadar bahwa teman-teman orang yang lumpuh itu sungguh- sungguh beriman kepada kuasa Allah. Jadi, Dia berkata kepada orang lumpuh itu, “Anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni.” Aneh, ya? Mengapa Dia berkata begitu? Mengapa Dia tidak berkata, “Sembuhlah!”


Beberapa guru agama yang sedang duduk di situ mulai bertanya-tanya di dalam hati, “Berani benar orang ini bicara begitu! Ia menghina Allah. Siapa yang boleh mengampuni dosa, selain Allah sendiri?” Mereka tidak tahu bahwa Isa Al Masih adalah Anak Domba Allah yang datang untuk menghapus dosa dunia, termasuk dosa orang lumpuh itu.


Isa Almasih tahu pikiran mereka. Lalu Ia berkata, “Mengapa kalian bertanya-tanya begitu di dalam hatimu? Manakah yang lebih mudah, mengatakan, ‘Dosamu sudah diampuni’, atau mengatakan ‘Bangunlah, angkat tikarmu dan berjalanlah’? Tetapi sekarang Aku akan membuktikan kepadamu bahwa di atas bumi ini Aku berkuasa mengampuni dosa.”

Lalu Isa berkata kepada orang yang lumpuh itu, “Bangunlah, angkat tikarmu dan pulanglah!”


Orang itu bangkit, segera mengambil tikarnya, lalu berjalan keluar. Kejadian itu disaksikan oleh mereka semua. Orang-orang menjadi kagum, lalu memuji Allah: “Allahu Akbar!” seru mereka. Kata mereka juga, “Belum pernah kita melihat kejadian seperti ini!”

Siapakah Seorang Imamat Pada Hari Ini

Apa yang membedakan Gereja Baptis dengan denominasi atau sinode yang lain?

Apakah desain tempat ibadah yang berbeda? Apakah pujian-pujian atau buku nyanyian yang dipakai berbeda?

Apakah gaya musik yang disukai berbeda? Apakah pakaian ketika ikut ibadah raya yang berbeda?

Memang hal tersebut bisa jadi sebagian dari perbedaannya, namun pada dasarnya, umat Baptis memiliki satu visi bagi gereja – visi itu termasuk keanggotaan gereja adalah orang-orang yg telah dilahiran kembali.

Atau dalam istiliah yg lain seperti dijelaskan oleh orang teolog Baptis John Hammett, “Ada desakan terhadap gereja itu harus mempunyai orang yg sudah percaya saja. Itulah yang menjadi pembeda gereja Baptis.”

(Hammett, Biblical Foundations for Baptist Churches, 81.)

Bagian terutama dari ekklesiologi Baptis memiliki gelar lain secara Alkitabiah dan teologis: Keimaman bagi Orang Percaya

Keyakinan tersebut yg mendasarinya sudah menjadi sangat penting dalam eklesiologi Baptis, merupakan bagian dari dasar kongregasional. Lanjutkan membaca Siapakah Seorang Imamat Pada Hari Ini