Arsip Kategori: Renungan

Isa Al Masih Dimuliakan

Pada suatu hari, setelah Isa selesai berdoa seorang diri, Dia bertanya kepada para pengikutNya, “Menurut kata orang, Aku ini siapa?”

Mereka menjawab, “Ada yang berkata Yahya – orang yang mempermandikan petobat-petobat. Ada juga yang berkata Nabi Ilyas — orang yang membuat banyak mukjizat. Ada lagi yang berkata bahwa Isa seorang nabi.”

Lanjutkan membaca Isa Al Masih Dimuliakan

Anak yang Hilang

Isa Al Masih sering mengajar melalui cerita.  Berikut ini sebuah cerita yang terkenal tentang seorang anak yang hilang.  

Ada seorang bapak yang mempunyai dua anak laki-laki.

Beginilah sifat kedua anak dalam cerita ini: Yang pertama adalah anak yang taat dan rajin dalam pekerjaan. Ia bekerja untuk bapaknya. Ia tidak pernah malas dan tidak juga mengomel. Ia anak yang baik.

Lanjutkan membaca Anak yang Hilang

Isa Al Masih Bercerita

Melalui situs ini, Anda sudah peroleh mempelajari beberapa cerita tentang Isa Al Masih. Dia lahir secara ajaib, Dia diutus untuk menghancurkan kerajaan Iblis dan untuk membangun Kerajaan Allah, Dia melakukan banyak mukjizat serta menolong banyak orang. Dia juga mengajar tentang kehendak Allah dan tentang Kerajaan Allah.

Isa sering mengajar kebenaran melalui cerita-cerita yang disebut perumpamaan. Berikut ini sebuah perumpamaan yang mengajar kita tentang bagaimana kita harus mengampuni orang lain.

Seorang raja hendak membereskan masalah keuangan dalam ekonomi kerajaannya.

Lanjutkan membaca Isa Al Masih Bercerita

Kesetiaan Tuhan

“Sampai di sini Tuhan menolong kita”

1 Samuel 7:1-14

Kita merenungkan atas kesetiaan Tuhan dan kita bisa mengungkapkan “Sampai di sini Tuhan menolong kita.”

Kita bisa menirukan pola bangsa Israel sambil mengingatkan kebaikan dan kesetiaan Tuhan.

Pada zaman nabi Samuel ini, pergumulan dengan musuh Filistin mulai di 1 Samuel 4:3:

Ketika tentara itu kembali ke perkemahan, berkatalah para tua-tua Israel: ”Mengapa Tuhan membuat kita terpukul kalah oleh orang Filistin pada hari ini? Marilah kita mengambil dari Silo tabut perjanjian Tuhan, supaya Ia datang ke tengah-tengah kita dan melepaskan kita dari tangan musuh kita.”

Lanjutkan membaca Kesetiaan Tuhan

Anak Yairus dan Wanita yang Menyentuh Isa Al Masih

Pada suatu hari, ketika Isa Al Masih sedang berjalan, seorang kepala tempat ibadah datang kepada-Nya.  Namanya Yairus.  Yairus sudah menikah dan hanya punya satu anak perempuan.  Anak tunggalnya itu sudah berumur 12 tahun. Anak itu sangat disayang oleh bapak dan ibunya.   Yairus bersujud di depan Isa dan memohon, “Nabi, anakku yang satu-satunya sedang sakit parah.  Ia hampir mati. Saya mohon Nabi datang ke rumah saya untuk menyembuhkannya.”

Nabi Isa mengasihi setiap anak. Dia selalu mau menolong anak-anak.  Jadi Dia tidak ragu-ragu.  Dia langsung berangkat mengikuti Yairus ke rumahnya.  Sementara Isa berjalan ke rumah Yairus, orang-orang berdesak-desakan dengan Dia dari segala jurusan.  Ada banyak orang yang mau mendengar apa yang dikatakan-Nya.  Ada lagi yang mau ikut untuk melihat apakah Isa Al Masih sanggup menyembuhkan anak perempuan laki-laki tadi. 

Lanjutkan membaca Anak Yairus dan Wanita yang Menyentuh Isa Al Masih

Isa Al Masih Memberi Makan 5.000 Orang

Pada suatu hari, Isa Al Masih dan pengikut-pengikut-Nya capai sekali.  Mereka sudah melayani banyak orang, menolong dan menyembuhkan yang tua dan yang sakit, dan mengajar tentang Kerajaan Allah.  Mereka begitu sibuk sehingga tidak ada waktu untuk makan!  

Sebab itu Isa berkata kepada para pengikut-Nya, “Marilah kita pergi ke tempat yang sunyi, di mana kita bisa istirahat sebentar.”  Lalu mereka berangkat dengan perahu menuju ke tempat yang sunyi.

Tetapi banyak orang sudah melihat mereka berangkat. Orang-orang itu berlari-lari melalui jalan darat mendahului Isa dan para pengikut-Nya tadi.  Ketika mereka turun dari perahu, Isa melihat orang banyak sudah menunggu.  Ia kasihan kepada mereka, lalu Ia menyembuhkan orang-orang  sakit yang ada di antara mereka.

Lanjutkan membaca Isa Al Masih Memberi Makan 5.000 Orang

Isa Menyembuhkan Orang yang Kerasukan Setan

Setelah Isa Al Masih meredakan angin ribut dan badai di Danau, pengikut- pengikut-Nya dapat mengemudikan perahu itu sampai ke seberang danau, di daerah Gerasa.

Begitu mereka turun dari perahu, datanglah seorang laki-laki, ia keluar dari kuburan. Orang itu sebetulnya orang kota. Sudah lama ia tidak berpakaian dan tidak mau tinggal di rumah.

Orang itu kerasukan roh jahat dan suka tinggal di kuburan- kuburan. Ia sudah tidak dapat diikat lagi; dengan rantai pun tidak.

Sudah sering kaki dan tangannya dibelenggu, tetapi rantai-rantai itu selalu diputuskannya; besi pada kakinya pun dipatahkannya. Ia begitu kuat sehingga tidak seorang pun dapat menahannya. Siang malam ia berkeliaran di kuburan, di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan melukai badannya dengan batu.

Lanjutkan membaca Isa Menyembuhkan Orang yang Kerasukan Setan

Isa Almasih Menghentikan Angin Ribut


Pada suatu hari ketika sudah sore, Isa Al Masih dengan pengikut-pengikut-Nya naik perahu. “Mari kita pergi ke seberang danau,” kata Isa kepada mereka.

Lalu mereka berangkat. Ingatkah bahwa paling sedikit empat pengikut Nabi Isa adalah nelayan?
Mereka pandai mengemudikan perahu; mereka juga senang berlayar di Danau.

Oleh karena Isa Al Masih capai sekali, Dia tertidur. Dia sudah mengajar dan menolong banyak orang pada siang harinya.

Lanjutkan membaca Isa Almasih Menghentikan Angin Ribut