Isa Al Masih Memberi Makan 5.000 Orang

Pada suatu hari, Isa Al Masih dan pengikut-pengikut-Nya capai sekali.  Mereka sudah melayani banyak orang, menolong dan menyembuhkan yang tua dan yang sakit, dan mengajar tentang Kerajaan Allah.  Mereka begitu sibuk sehingga tidak ada waktu untuk makan!  

Sebab itu Isa berkata kepada para pengikut-Nya, “Marilah kita pergi ke tempat yang sunyi, di mana kita bisa istirahat sebentar.”  Lalu mereka berangkat dengan perahu menuju ke tempat yang sunyi.

Tetapi banyak orang sudah melihat mereka berangkat. Orang-orang itu berlari-lari melalui jalan darat mendahului Isa dan para pengikut-Nya tadi.  Ketika mereka turun dari perahu, Isa melihat orang banyak sudah menunggu.  Ia kasihan kepada mereka, lalu Ia menyembuhkan orang-orang  sakit yang ada di antara mereka.

Ketika sudah petang, pengikut-pengikut Isa AlMasih berkata kepada-Nya, “Sudah hampir malam dan tempat ini terpencil.  Lebih baik Rabi menyuruh orang-orang ini pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa di sekitar tempat ini.”

Tetapi Isa menjawab, “Kalian saja yang memberi mereka makan.”  Isa berkata kepada Filipus, “Di mana kita dapat membeli makanan supaya semua orang ini bisa makan?”

Jawab Filipus, “Kita tidak punya cukup uang untuk membeli roti bagi orang sebanyak ini!”

            Seorang pengikut Isa yang lain, yang bernama Andreas, berkata, “Di sini ada anak laki-laki dengan lima roti dan dua ikan.  Tetapi apa artinya itu untuk orang sebanyak ini?”

 Isa Al Masih melihat bahwa anak laki-laki itu rela memberi Isa makanannya, yaitu 5 roti dan 2 ikan.  Jadi, Dia menyuruh  semua  orang  duduk.   Di  tempat  itu  ada banyak rumput; orang-orang itu duduk di rumput secara berkelompok. Ada kira-kira 50 orang dalam satu kelompok.  Semuanya ada kira-kira 5.000 orang laki-laki di situ.  Wanita dan anak-anak belum dihitung!

Kemudian Isa Al Masih mengambil roti itu, lalu Ia menengadah ke langit dan mengucap terima kasih kepada Allah.  Sesudah itu Ia membagi-bagikan roti itu kepada orang banyak.  Kemudian Ia membagi-bagikan ikan itu; mereka makan sepuas-puasnya.  

Setelah semuanya makan sampai kenyang, Isa berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Kumpulkanlah sisa makanan itu; jangan sampai ada yang terbuang.”  Lalu mereka mengumpulkan 12 bakul penuh sisa makanan dari 5 roti dan 2 ikan yang dimakan oleh orang banyak itu.  

Ketika orang banyak melihat keajaiban yang dibuat oleh Isa, mereka berkata, “Sungguh, inilah Nabi yang diharapkan datang ke dunia!”  Karena Isa tahu bahwa mereka mau memaksa Dia menjadi raja mereka, Dia pergi menyingkir ke daerah berbukit.           

Isa Al Masih tidak mau menjadi raja duniawi.  Dia mengajar tentang diri-Nya sendiri: “Akulah roti yang memberi hidup.  Orang yang percaya kepada-Ku mempunyai hidup sejati dan kekal, dan Aku akan menghidupkannya kembali pada Hari Kiamat.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.