Hidup Bebas Dari Dosa

Gol pada pagi ini kita dikuatkan tentang persatuan sama Yesus dan menjalani hidup yg baru.

  1. Pekerjaan Allah melalui cerita paskah
  2. Perubahan kita – dari hamba dosa ke hamba Kristus
  3. Tindakan ke depan dengan hidup yg baru.

I. Pekerjaan Allah.

Allah mengasihi umat manusia, diciptakan dan kita semua dibawa kutuk dosa. Dosanya semacam pemberontakan terhadap Allah. Bukan hal ringan, hal besar. Dengan Nabi Adam, Allah memberikan kulit hewan sebagai baju, ini kurban yg pertama. Pola kurban untuk dapat pengampunan dosa sudah mulai dari Taman Eden

Yesus sebagai anak Allah, Anak Domba Allah datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia. Dengan hidupnya, dia menggenapi ratusan nubuatkan atau amalan…

Melalui perjanjian lama, kita dapat banyak petunjuk ttg Mesias itu, termasuk cara kematian-Nya dalam Mazmur 22 & Yesaya 53.

Yesus berjuang, siap menderita karena dia mengasihi saya, anda, saudara sekalian. Setiap orang di dunia. Seharusnya KITA disalibkan. Dosa layak hukum mati.

Kita mendapatkan ini dari Roma 6:3Dengan dosa yg pertama ada hewan, mungkin saja seekor domba, yg tidak bermasalah dan dikorbankan.

Apa yang harus dilakukan untuk membebaskan seorang hamba? Ada gargantuan yg harus dibayar

Cerita Paskah ada kaitan dengan Perjanjian Lama dan menggambarkan prinsip ini

Mari kita melihat di Keluaran 12, kita membacakan ayat ke 6-8.

Domba yang tidak bercacat, harus jantan, menunggu 14 hari sebelum disembelih.

Kalau sudah dua minggu sudah cukup lama untuk mulai sayang sama domba tersebut. Lebih susah untuk menyembelih nanti.

Lalu darah yang ditumpahkan akan dipakai di tiang pintu. Darah itu adalah halnya yang Menyelamatkan seisi rumah.

Roti tidak beragi. Mengapa begitu? Agi itu adalah simbol untuk dosa. Tidak beragi berarti menyucikan diri dari dosa.

Lalu bencana terakhir terjadi, yaitu anak sulung dibunuh kecuali rumah yang ada darah di atas pintu. Setelah itu mereka dibebaskan dari perbudakan dan keluar dari Mesir.

Apa itu harga dibayar untuk kebebasan dari kebudakan? Seekor domba yang tidak bermasalah.

Bangsa Israel sudah menjadi budak di Mesir selama 400 tahun. Setelah mereka dibebaskan apakah bangsa tersebut menjadi budak lagi? Tidak sama sekali.

Ketika mereka diperbudakkan, apa yg bisa dilakukan dalam kemampuan mereka untuk membebaskan semua orang? Bagi Seorang budak dan hamba tidak mungkin mereka bisa membebaskan diri sendiri. Mereka perlu seseorang atau sesuatu dari luar kekuatan mereka.

Ini pelajaran bagi kita – analoginya lambangan – kita seperti bangsa Israel. Kita budak, hamba tapi bukan ke sebuah bangsa yang lain. Kita budak pada kuasa dosa. Yesus menjadi domba Paskah bagi kita. Dia rela mati dan membebaskan kita dari dosa.

Dengan kematian dan kebangkitan dia menyediakan keselamatan bagi manusia.

Tidak mungkin kita sanggup untuk menyelamatkan diri atau membebaskan diri dari kutuk dosa. Secara rohani tanpa pertobatan dan beriman kepada Yesus, kita tidak punya harapan. Pelanggaran-pelanggaran menguasai kita dan akhirnya musuh kita adalah maut

Inilah Kemenengan dalam KRISTUS kita merayakan Hari Paskah – DIA BANGKIT.

Di atas kayu salib, Yesus berkata sudah selasai. Tidak usah berkorban lagi, rencana Allah dalam keselamatan tergenapi, tercapai.

Lalu dia dikuburkan. Dia mati, sungguh-sungguh. Tidak diganti dengan yg lain. Ini juga diberitakan dulu dari Yesus sendiri.. hal ini akan terjadi.

Tetapi- cerita tidak selasi –  terpujilah nama Tuhan, tidak selasai….

Pada hari yg ke-3, Yesus dibangkitkan di antara orang mati. Dia bangkit! Yesus tinggal di bumi 40 hari sebelum diangkat ke surga. Ini harapan kita, kita harus merayakan dengan bersorak-sorai!

Kita mempercayai kepada orang yg mengatasi maut dan kuasa gelap.

Roma 6:9

Hari minggu itu siapa orang yg pertama ke kubur untuk mencari Yesus? Rombongan wanita. Ini bukan detail kecil. Pada zaman itu wanita kurang penting dalam budaya. Dengan cerita Yesus dibangkitkan dan kuburnya kosong, misalnya hal ini tidak terjadi tapi diciptakan penulis Alkitab, pasti Petrus, Paulus, Yohanes atau yg lain ke kubur dulu. Detail tentang wanita menjadi saksi yg pertama dalam cerita sepenting ini  hal yg tidak enak, malu.

Jadi mengapa setiap Injil – Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes semua menyampaikan bahwa wanita menjadi saksi yg pertama pada hari yg ke 3 dan kubur yg kosong?

Karena sungguh-sungguh terjadi. Walaupun tidak enak terhadap standar budaya atau pikiran manusia, hal ini memberi bukti besar bahwa memang Yesus dibangkitkan persis dengan cerita dalam Perjanjian Lama.

Wanita semua ternilai Tuhan. Mereka diterima dan diberikan identitas oleh Tuhan. Bagi kita – pasti ada orang yg kurang dikasihi dalam masyarakat, sampai diasingkan. Apakah kita rela mengasihi mereka dalam nama Yesus Kristus? Kalau kita tidak – berarti kita kurang berjalan hidup yg baru.

Yesus berkuasa, setelah dia hidup kembali di bumi dan disaksikan oleh ratusan orang. Dia membuktikan dengan kebangkitan maka pembayarannya bagi dosa cukup untuk Alla Bapa.

Kita juga peroleh dapat kebangkitan setelah kita dipanggil Tuhan. Kebangkitan kita akan menjadi bersama orang-orang yg sudah bertobat dan beriman ke Yesus. Orang yg di luar atau kepercayaan yg lain tidak dapat hidup yg kekal.

Roma 6:4-5

Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa

II. Perubahan kita – dari hamba dosa ke hamba Kristus  Roma 6:6

Mengapa ini semua penting ?

Dari mata manusia, soal manusiawi ada petunjuk dari kalender.

Sesuai dengan kalendar kita , 14 bulan Nisan pas Jumat agung.

Kita dibebaskan dari dosa karena Pengorbanan Yesus. Dia adalah anak domba Allah yang menghapus dosa dunia .

“Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.” (1 Korintus 5:7)

Paskah ini lebih penting bagi gereja awal dari pada. Mengapa tidak ada pengorbanan domba dalam rumah kita masing” selama 2 minggu dan disembelih hari jumat kemarin? Karena Yesus memberi nyawa sebagai korban, sudah selasai!

Tidak mungkin kita sanggup membebaskan diri dari posisi hamba dosa. Dia menjadi Korban Agung sekalian Juruselamat dan diselamatkan.

Dia juga mengajar perjamuan Tuhan yg mengingkatkan kita tentang pengorbanan. Setiap kali kita mengikuti perjamuan Tuhan, kita merayakan paskah lagi, penggenapan melalui pengorbanan Yesus.

Nama Yesus dalam bahasa ibrani adalah Yeshua – Tuhan menyelematkan. Itu nama biasa pada waktu itu dan dalam sesuau biasa terhadap manusia dipakai untuk menyelematkan manusia.

Roma 6:8-11

Kalau kita sudah bertobat dari dosa, sudah beriman kepada Yesus sebagai Tuhan, sudah ikut dalam upacara baptisan, kita bersatu dengan Yesus.

Berarti yg penuh dengan Kasih yatiu Allah – memberi sesuatu besar kepada kita. Dulu kita secara rohani berputus asa namun oleh karena Yesus disalibkan dan dibangkitkan, kita dapat karunia besar.

Kalau kita mati dengan dia – kita meninggalkan pola dan pikiran yg lama, yg duniawi – kita akan bangkit lagi. Dulu saya takut kalau mati, apa yg akan terjadi?

Oleh karena Kuasa Yesus – Roma 6:9  – Maut tidak berkuasa. Musuh yg mengalami setiap manusia yaitu maut dikuasai dan dikalahkan oleh Yesus. Siapa lagi seperti ini?

Kita berbahagia, kita bersukaria, mengambil sifat kemenangan.

Roma 6:10 – 11 – hidup kita bukan milik kita lagi. Keputusan mengikuti kehendak Tuhan, bukan kehendak kita lagi. Kita mengutamakan kerajaan Tuhan. Dalam dunia ini, selalu ada raja – seblum percaya kepada Yesus, kita sendiri raja, yaitu berarti hamba dosa.

Ketika sudah menyerahkan diri kepada Yesus, Yesus menjadi raja berarti kita hamba Yesus.

Ada pujian “KU HIDUP BAGI MU” – salah satu syair “Kalau Ku Hidup, Ku Hidup Bagi Mu”

Dalam segala perkara, pekerjaan-Nya, kata-kata, tindakan seluruh bagian hidup diserahkan kepada Tuhan dan Kehendak-Nya.

Kita itu terjadi, kita sungguh-sungguh menjalankan hidup yg baru , hidup bebas dari pola dosa dan ciri dosa

Gol pada pagi ini kita dikuatkan tentang persatuan sama Yesus dan menjalani hidup yg baru.

  1. Pekerjaan Allah melalui cerita paskah
  2. Perubahan kita – dari hamba dosa ke hamba Kristus
  3. Tindakan ke depan dengan hidup yg baru.

 

III. Tindakan ke depan dengan Hidup yg baru seperti apa

Sudah membahas menyerahkan semua kepada-Nya

Roma 6:12-14

Kita disuruh untuk serahkanlah diri sendiri keapda Allah sebagai orang-orang yg dahulu mati tetapi sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuh diri kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.

Siapa disini siap untuk menjadi senjata kebenaran?

Berarti apa? Berarti kita melaksakan kata-kata yg terakhir dari Yesus yaitu Amanat Agung. Ketika orang menyampaikan kata yg terakhir spertinya itu kata terpenting.

Oleh karena Yesus memiliki segala kuasa di sorga dan bumi, di atas segala manusia, raja dan pemerintah sampai maut pun, Dia berkuasa.

Kita pergi dan memberitakan kabar baik yaitu cerita Paskah ini baru dibahas – pengampunan dosa melalui kematian Yesus, hidup yg baru melalui kebangkitan Yesus.

Semua dalam rencana Allah

 

Injil Senjata. INJIL itu memiliki kuasa keselamatan.

Kita sudah mati. Tidak mungkin dibunuh manusia secara selama-lamanya.

 

  • Dosa yg mana terasa berkuasa di atas hidupmu?
  • Hidup bebas dari dosa, pola hidup. Kalau orang yg lain mengukur hidup dari kebiasaannya kira’ apa itu kesimpulan mereka? Memuliakan nama Tuhan dalam segala hal?
  • Ataukah sama dengan dunia??
  • Maut tidak final..kita meyakinkan.. apakah yakin?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.